diposkan pada : 17-05-2024 10:57:41

Standar Keselamatan Pasien

Standar keselamatan pasien (Asyiah, 2020) rumah sakit yang disusun ini mengacu pada ”Hospital Patient safety Standards” yang dikeluarkan oleh Joint Commision on Accreditation of Health Organizations, Illinois, USA, 18 tahun 2002, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi Rumah Sakitan di Indonesia (Depkes, 2006).

Standar keselamatan pasien tersebut terdiri dari tujuh standar menurut Depkes (2006) yaitu :

1. Standar I: Hak Pasien dan keluarganya mempunyai hak untuk mendapatkan informasi tentang rencana dan hasilpelayanan termasuk kemungkinan terjadinya Kejadian Tidak Diharapkan.

2. Standar II: Mendidik pasien dan keluarga Rumah sakit harus mendidik pasien dan keluarganya tentang kewajiban dan tanggung jawab pasiendalam asuhan pasien

3. Standar III: Keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan Rumah Sakit menjamin kesinambungan pelayanan dan menjamin koordinasi antar tenaga dan antar unit pelayanan.

4. Standar IV : Penggunaan metoda- metoda peningkatan kinerja untuk melakukan evaluasi dan program peningkatan keselamatan pasien

5. Standar V : Peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien.

a. Pimpinan mendorong dan menjamin implementasi program keselamatan pasien secara terintegrasi dalam organisasi melalui penerapan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Pimpinan menjamin berlangsungnya program proaktif untuk identifikasi risiko keselamatan pasien dan program menekan atau mengurangi Kejadian Tidak Diharapkan. 

b. Pimpinan mendorong dan menumbuhkan komunikasi dan koordinasi antar unit dan individu berkaitan dengan pengambilan keputusan tentang keselamatan pasien.

c. Pimpinan mengalokasikan sumber daya yang adekuat untuk mengukur, mengkaji, dan meningkatkan kinerja rumah sakit serta meningkatkan keselamatan pasien.

d. Pimpinan mengukur dan mengkaji efektifitas kontribusinya dalam meningkatkan kinerja rumah sakit dan keselamatan pasien.

6. Standar VI: Mendidik staf tentang keselamatan pasien.

a. Rumah sakit memiliki proses pendidikan, pelatihan dan orientasi untuk setiap jabatan mencakup keterkaitan jabatan dengan keselamatan pasien secara jelas.

b. Rumah sakit menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan Untuk meningkatkan dan memelihara kompetensi staf serta mendukung pendekatan interdisiplin dalam pelayanan pasien.

7. Standar VII: Komunikasi merupakan kunci bagi staff untuk mencapai keselamatan pasien

a. Rumah sakit merencanakan dan mendesain proses manajemen informasi keselamatan pasien untukmemenuhi kebutuhan informasi internal dan eksternal.

b. Transmisi data dan informasi harus tepat waktu dan akurat. Menurut Pedoman Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Kemenkes RI, 2015), dalam menerapkan standar keselamatan pasien  maka rumah sakit harus melaksanakan tujuh langkah menuju keselamatan pasien.

Tujuh langkah menuju keselamatan pasien yaitu sebagai berikut.

a. Membangun Kesadaran Akan Nilai Keselamatan Pasien Menciptakan kepemimpinan dan budaya yang terbuka dan adil.

b. Pimpinan dan Dukung Staf Anda Bangunlah Dorong staf Anda melakukan analisis akar masalah untuk belajar bagaimana dan mengapa kejadian itu timbul. Bangunlah komitmen dan fokus yang kuat dan jelas tentang penerapan program keselamatan pasien rumah sakit Anda.

c. Integrasikan aktivitas pengelolaan risiko Kembangkan sistem dan proses pengelolaan risiko, serta lakukan identifikasi dan asesmen hal yang potensial bermasalah.

d. Kembangkan Sistem Pelaporan Pastikan staf Anda agar dengan mudah dapat melaporkan kejadian/insiden, serta rumah sakit mengatur pelaporan kepada Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKP-RS).

e. Libatkan dan Berkomunikasi dengan Pasien Mengembangkan caracara komunikasi yang terbuka dengan pasien.

f. Belajar dan Berbagi Pengalaman Tentang Keselamatan Pasien Dorong staf Anda melakukan analisis akar masalah untuk belajar bagaimana dan mengapa kejadian itu timbul

g. Cegah Cedera Melalui Implementasi Sistem Keselamatan Pasien Gunakan infomasi yang ada tentang kejadian/masalah untuk melakukan perubahan pada sistem pelayanan.